Friday, 6 April 2018

9 Tips Kuliah di Luar Negeri Agar Sukses Hingga Lulus


Secara global, hampir 4,3 juta mahasiswa kini kuliah di bukan negaranya sendiri, menurut Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Negara yang memiliki persentase besar mahasiswa internasional termasuk Australia, Inggris, Swiss, Selandia Baru dan Austria -berdasarkan urutan paling banyak ke paling sedikit- dan lebih dari setengah mahasiswa asing adalah para mahasiswa asal Asia. (BBC News)

Kutipan tersebut merupakan sebuah fakta tentang banyaknya populasi mahasiswa Asia yang daftar kuliah di luar negeri, salah satunya adalah mahasiswa dari Indonesia. Sudah bukan hal yang baru, jika setelah lulus sekolah menengah atas, sebagian orang Indonesia, memilih untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri. Kuliah di luar negeri tentunya tidak semudah membalikan telapak tangan. Diperlukan beberapa persiapan yang matang agar dapat berjalan dengan lancar.



Jika kamu sedang mempertimbangkan untuk menempuh pendidikan lanjutan di luar negeri, atau bahkan sudah merencanakan untuk kuliah di luar negeri dalam waktu dekat, berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui :


https://pixabay.com/en/oxford-university-london-2456589/

  • Jadilah Pribadi yang Mandiri

Miliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah sendiri. Jika kamu adalah seseorang yang merasa sudah mandiri dan bisa mengurus diri sendiri saat berada jauh dari rumah, maka kamu adalah orang yang cocok untuk kuliah di luar negeri. Berada dalam jarak ribuan kilometer jauhnya dari keluarga adalah salah satu resiko berkuliah di luar negeri. Kamu juga harus mempelajari bahasa yang berbeda serta kebudayaan di sekitar Negara yang kamu pilih untuk menempuh pendidikan.

  • Perhitungkan Waktu

Jika ditanya soal waktu, sebaiknya kamu dan orang tuamu melakukan persiapan sedini mungkin. Biasanya, Negara tujuan kuliah di luar negeri akan mengumumkan waktu pendaftaran di bulan-bulan tertentu. Maka dari itu segera cari informasi mengenai syarat kuliah di luar negeri, termasuk mendaftar melalui jalur beasiswa hingga persiapan visa untuk pergi ke Negara tujuan.beberapa hal tersebut terkadang membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan, maka persiapkan segera.
  • Mencari Informasi

Mencari informasi mengenai cara kuliah di luar negeri atau informasi untuk universitas luar negeri yang menerima mahasiswa baru, sangat penting. Ada banyak program kuliah di luar negeri di seluruh dunia. Kamu juga harus tahu, bahwa tingkat kesulitan dan durasi dari perkuliahan tersebut berbeda-beda di tiap Negara. Contohnya seperti di Jerman, untuk kuliah program S1 dan S2 ternyata menggunakan pengantar dalam bahasa inggris. Tidak hanya itu, ada juga universitas yang memungkinkan kita untuk mendapatkan dua gelar sekaligus dari dua universitas, program ini disebut twinning programme.
  • Mengikuti Pre University

Bagi kamu yang belum memenuhi syarat kuliah di luar negeri dan masuk ke universitas terbaik yang ada di luar negeri, maka kamu bisa mengambil program persiapan atau foundation terlebih dulu. Istilah persiapan ini juga dikenal dengan bridging programme. Program semacam ini juga dapat membantu kamu agar lebih siap secara total, sebelum kuliah di luar negeri.

  • Cari tahu informasi tentang Transfer Kredit

Istilah transfer kredit juga ada dalam lingkup kuliah di luar negeri. Misalnya, seorang mahasiswa belajar selama satu semester saja di universitas yang ada di luar negeri. Keuntunganya, Mahasiswa tersebut akan mendapatkan pengalaman serta ilmu yang didapat dari beberapa kampus terkenal di luar negeri, bahkan di universitas yang ada di dunia.

  • Siapkan Budget Kuliah di Luar Negeri

Tentunya perlu menyiapkan biaya khusus, jika ingin kuliah di luar negeri. Kuliah di luar negeri tidak selalu  mahal. Sebagai contoh , jika kamu memilih untuk  kuliah di Negara Jerman dan mengambil S1, maka biaya kuliah masih lebih murah dibandingkan kuliah di universitas-universitas ternama yang ada di Indonesia. Jika kamu memilih Eropa sebagai Negara tujuan untuk menempuh pendidikan tinggi, Biaya kuliah di Eropa relatif lebih murah jika dibandingkan dengan negara lainnya.

  • Membuat Anggaran Biaya Hidup

Selain biaya kuliah, kamu juga perlu menyiapkan anggaran untuk biaya hidup, selama kuliah di luar negeri. Berfikir lebih kreatif untuk meringankan biaya hidupmu di sana, dengan memiliki penghasilan dari pekerjaan part-time, selama tidak mengganggu kuliah kamu. Jangan lupa untuk mempelajari dahulu tentang peraturan dan ketentuan untuk kuliah sambil kerja di luar negeri.
  • Siapkan Asuransi kesehatan

Di beberapa Negara  seperti Inggris, Amerika dan Australia, Asuransi merupakan hal yang penting untuk setiap Individu, tidak terkecuali para mahasiswa. Negara-negara tersebut mewajibkan mahasiswa internasional untuk memiliki asuransi kesehatan. Terdapat dua pilihan Asuransi yang bisa dimiliki, yaitu secara pribadi atau rekomendasi dari universitas terkait.  

  • Manfaatkan Teknologi

Berada jauh dengan keluarga karena sedang menempuh kuliah di luar negeri, tentunya akan memunculkan rasa kangen kepada keluarga dan teman-teman terdekat. Maksimalkan penggunaan sosial media , seperti SKYPE atau Google Duo untuk tetap menjaga komunikasi dengan keluarga dan teman terdekat.

Selain itu, kuliah di luar negeri biasanya sudah berbasis teknologi, jadi para Mahasiswa juga harus mencoba untuk beradaptasi serta berintegrasi dengan budaya setempat, melalui sosial media yang terkait dengan universitas tempatnya menempuh pendidikan lanjutan di luar negeri. Hindari  terus-terusan di depan komputer dan mengobrol hanya dengan teman di Negara asal saja, agar bisa  memiliki pengalaman nyata di luar negeri. Jangan lupa untuk memberitahukan mengenai ini kepada kedua orang tuamu.

Cari Informasi Sekarang juga !

Sebaiknya, mulai lakukan riset tentang kuliah di luar negeri atau cara daftar kuliah di luar negeri sekarang juga. Ada banyak macam program belajar di luar negeri di hampir seluruh dunia, dengan tingkat kesulitan dan durasi yang berbeda-beda.

Untuk lebih mudah, jika kamu merasa lebih menguasai bahasa Inggris, sebaiknya pilih program kuliah yang diajarkan dalam Bahasa Inggris. Menurut Lynn O’Shaughnessy, yang putra putrinya juga memilih untuk kuliah di luar negeri, mengatakan “Saya pikir banyak program belajar di luar negeri cukup mudah, dan membuat kita berpikir, apakah ini merupakan pengalaman pendidikan yang baik bagi putra putrinya”. Para orang tua sebaiknya juga benar-benar memahami terlebih dulu tentang syarat kuliah di luar negeri agar putra putri Anda lebih siap menghadapinya.  


Source :

No comments:

Post a Comment