Tuesday, 7 November 2017

Muslim Traveler to Bali : Tips Hemat dan Aman untuk Wisatawan Muslim Saat di Bali

Pergi berlibur ke Bali sepertinya menjadi agenda wajib oleh sebagian besar orang, tidak terkecuali yang beragama islam dari berbagai negara. Bali memang memiliki beberapa destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan. Mulai dari wisata budaya , wisata alam, hingga wisata kuliner, tentunya tersedia di Bali.

BDO- DPS

Ini merupakan cerita pengalaman saya yang ingin berbagi dengan kamu, khususnya yang beragama islam dan ingin pergi berlibur ke pulau dewata Bali. Saya hanya berbagi cerita dari sudut pandang saya, yang saat itu pergi mengunjungi Bali untuk pertama kalinya, serta melihat dan merasakan sendiri pengalaman ini di sana.



Seperti kita ketahui, pulau Bali adalah salah satu aset yang dimiliki Indonesia, yang bahkan sudah dikenal di mata dunia. Pulau indah yang berada di ujung pulau Jawa ini mayoritas penduduknya beragama Hindu. Lain hal nya dengan mayoritas penduduk Indonesia yang beragam Islam. Menjumpai masyarakat muslim di Bali, bisa dibilang sangat jarang, apalagi di wilayah Denpasar.

Sebagai wisatawan domestik yang beragama islam, saya merasa perlu memperhatikan beberapa hal, agar liburan di Bali jauh lebih menyenangkan.  Saya memiliki beberapa tips hemat dan aman yang sederhana, tapi cukup berguna, khususnya untuk traveler muslim yang mungkin ingin berkunjung ke Bali, dengan budget yang cukup terjangkau.

Berikut Tips -Tips Hemat dan Aman ketika berlibur di Bali, Silahkan disimak :


Cari Makanan yang Pasti Halal


Murah,enak dan Halal Pastinya

Liburan tanpa kuliner apa jadinya? mencari makanan halal di Bali menurut saya susah-susah gampang. Di sekitar hotel tempat saya menginap, banyak dijual makanan yang berasal dari daging "Pork". Karena saya tidak makan pork, saya mencari alternatif makanan lain yang pastinya lebih halal dan terjangkau, tapi tetap enak. Akhirnya, saya temukan restoran yang menjual Fried Chicken dengan merek C'best Chicken. Letaknya di Jl. Sunset Road, sebelah Indomaret. Harga untuk paket ayam dan nasi, plus minumnya kurang dari Rp. 20.000. Yang pasti dijamin halal karena ada sertifikat halalnya.


No Taxi, Yes Uber


Pake Uber lebih hemat dan cepat 

Umumnya, di tempat-tempat wisata sekitar Bali, tidak ada transportasi khusus yang bisa mengantarkan kita pergi dan pulang secara pribadi. yang tersedia adalah Taxi -taxi yang sudah menunggu di sekitar daerah wisata. Tapi, tahu sendiri kan, naik taxi itu argonya kadanga suka kurang Friendly dengan orang yang budgetnya terbatas. Tapi Dont Worry, karena Bali juga punya Uber. Kamu bisa pesan uber di Bali dengan tujuan kemana saja yang kamu inginkan. Untuk harganya, naik uber bisa hemat 30% dibandingkan naik taxi. Kamu juga bisa pakai Gojek di Bali.

Hati-hati Budget Tinggi Untuk Teman Orang Asing


Si teman WNA ditutup wajahnya, BT gegara bayar Mahal 

Jika kamu punya teman orang asing alias WNA (warga negara asing), yang kebetulan ada dalam grup travelling kamu untuk mengunjungi Bali, sebaiknya perhatikan budget untuk tiket-tiket masuk ke tempat wisata di Bali. Seperti saya dan teman WNA dari Turkey, yang memiliki perbedaan harga tiket, untuk wisata Bali Zoo. Dia dikenakan tarif Rp. 375.000/ orang, sementara saya dan adik saya hanya Rp. 110.000. Teman WNA kamu juga akan dimintai Passport sebagai identitas, sementara kita cukup memberikan KTP saja.

Sebaiknya Tidak Berlama-lama Main di Pantai


From Google Legian Beach

Bali tentunya punya banyak destinasi wisata pantai, yang terkenal indah dan memiliki spot yang bagus untuk berfoto. Jika kamu tidak berniat untuk berenang atau melakukan kegiatan olahraga air, sebaiknya jangan berlama-lama di pantai. Disana sangat banyak turis-turis asing yang sedang berenang dan juga menikmati suasana pantai, sambil duduk di gazebo yang tersedia dan meneguk minuman keras. Jangan seperti saya yang terlalu polos, dengan ikut duduk di gazebo ,lalu ditawari minuman tersebut. haha... saya langsung bilang maaf dan keluar dari salah satu pantai terkenal tersebut.

Perhatikan Makanan yang disajikan di Hotel


Agak Was-was mau makan masakan Hotel
Saat itu, hotel yang saya tempati memang berada di sekitar wilayah Denpasar, Bali. Seperti telah diulas tadi, bahwa disana banyak sekali kuliner dari daging pork (babi), tidak terkecuali hotel juga menyajikan makanan yang sama. Positif thinking saja, lebih baik kita lebih selektif dalam memilih makanan ketika berada di hotel. Sebaiknya cukup sarapan dengan roti dan selainya saja, jika memang ragu untuk menyantap menu masakan yang disajikan.

Berperilaku Sopan dan Santun


Berbeda-beda tetap satu Jua
Walaupun kita akan banyak dilihat sebagai orang yang memakai selendang di kepalanya (khusus untuk traveler wanita muslim), kita tidak usah merasa minder atau takut, karena disana orang-orang atau turis berpakaian sebaliknya. Kita tetap berjalan dengan santai, dan tunjukan bahwa kita adalah turis yang memiliki tujuan sama, yaitu ingin berlibur. Walaupun cara kita berpakaian, lebih tertutup dari mereka. Ingat, Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan negara kita yang tentunya menjadi benteng pertahanan kita masing-masing, sebagai sesama orang Indonesia. hehe.

Download Aplikasi Adzan Digital

shalat dulu jangan lupa

Jika kamu sedang berlibur di Bali, bukan berarti kita lupa dengan solat dong. Nah, para traveler muslim yang bertempat di sekitar Denpasar, sepertinya akan jarang mendengar adzan dikumandangkan. Oleh sebab itu, kita bisa mencari alternatif cara lain, dengan mendownload aplikasi adzan digital yang ada di smartphone kamu. jangan lupa juga untuk menset waktu terlebih dulu, karena zona waktu Bali adalah WITA (waktu Indonesia tengah) perbedaanya hampir satu jam dengan zona waktu lainya di Indonesia. 


Well.. demikian sedikit cerita dan Tips hemat dan aman untuk traveler muslim yang mungkin hendak pergi berwisata ke Bali. Jangan lupa untuk tetap mengabadikan momen bersama teman dan keluarga, agar kita tetap bisa eksis dan sedikit pamer , karena sudah pergi ke Bali... haha..


Sumber: Pengalaman Pribadi





No comments:

Post a Comment