Friday, 31 October 2014

Motivator Jadul

Saat ini, sudah begitu banyak orang sukses yang bercerita tentang kesuksesanya dan memberikan motivasi pada kita. Mendengarnya menceritakan kisah sukses, pastinya sambil bikin “Merinding Disco”  semangat kita ikut tertular oleh semangatnya. Jika sudah begitu, pastilah kita akan selalu ingat dan menjalankan apa yang disarankan oleh si Motivator untuk kita menuju sukses juga.

Dalam keluarga kecil pun, kita harus punya sosok orang yang bisa dijadikan motivator untuk kita loh, misalnya saja ayah kita atau ibu kita. Apa orang tua adalah motivator bagimu? Bagi saya, tentu. They are the best motivator for me and my life.


Saya merasa beruntung ketika kedua orang tua saya, selalu mendukung dan memotivasi saya, disaat saya jenuh, saya bingung, saya sedih atau galau. Saya kadang berfikir, kenapa mereka selalu bisa memotivasi anak-anaknya, apa mereka selalu bahagia? Apa mereka tidak pernah punya masalah? IMPOSSIBLE!  Dan setelah ditelusuri, tidak akan terjadi akibat, bila tidak ada sebabnya, kedua orang tua kita yang begitu bijak memberi dukungan pada kita, adalah merupakan proses ‘IMITASI” yang dulu juga mereka dapatkkan dari kedua orang tuanya. Ya… orang tua mereka adalah, NENEK dan KAKEK kita.


from google

Saya masih ingat dulu, saat bercanda dengan Alm Nenek, hal tersebut sangat menyenangkan. Nenek selalu memberi pujian pada saya ‘ini cucu nenek yang paling lucu, paling cantik” katanya. Setiap hendak pergi sekolah, alm nenek selalu mengingtakan untuk sarapan terlebih dahulu, dan beliau selalu mengatakan “yang rajin yah sekolahnya, yang Pinter, biar bisa jadi dokter, atau nanti bisa punya suami dokter” nah…. Kalimat ini yang paling saya ingat.. hehe

Walaupun, ucapan-ucapan nenek  terkesan “lebai” atau terlalu general, sebenernya itu adalah Do’a yang paling  tulus darinya untuk kita. Begitu pula dengan alm kakek. Apapun keluhan kita saat kecil dulu, nenek/ kakek tidak akan pernah merasa kesal pada kita, malah mereka akan selalu sayang pada kita dalam keadaan apapun. Dan ketika mengucapkan yang baik-baik untuk kita, menurut saya itu adalah do’a sekaligus motivasi untuk hidup.

Ucapan yang klise atau seperti tidak mungkin terjadi, tidak berlaku baginya. Untuknya harapan yang baik, kebahagiaan, adalah hal yang pasti bisa didapatkan cucunya, walau ketika itu cucunya masih sangat kecil. Nenek hanya yakin, dan yakin, serta berdo’a mudah-mudahan cucunya selalu bahagia.

That’s  little sweet memory with grandma and grandpa, altought both was died, but that wish, that pray for me to happiness , must be good motivated to me, to run life, enjoy life and to share the happiness with other. Hope so !   













Created by: @fitryanb




No comments:

Post a Comment