Thursday, 4 September 2014

Hari pelanggan ( I Think)



Berawal dari tadi pagi, saya membaca recent update BBM saya, dan seperti biasa, bermacam-macam status di muat, dari yang semangat sampai yang galau.. sampai akhirya saya membaca status BBM 2 teman saya, yang sama persis, padahal satu sama lain, mereka tidak saling megenal.

Dan ternyata, memang ada kesamaan dari mereka, yang menyebabkan mereka mengupdate status yang sama yang beisikan “Selamat hari Pelanggan”. Mereka adalah karyawan yang bekerja di suatu lembaga keuangan di daerah tasikmalaya. Penasaran dengan “selamat hari pelanggan” itu, kemudian saya searching, saya say hello dulu sama mbah google, kemudian enter…dan ternyata banyak sekali artikel yang memuat tentang kejutan-kejutan yang diberikan oleh suatu perusahaan dan sejenisnya, untuk menyambut hari pelanggan ini.


Ketika posisi kita sebagai pembeli, sebagai customer, sebagai orang yang dilayani, apakah menurut kita, pelayanan ini sudah 100% memuaskan? Saya jadi teringat, ketika zaman kuliah dulu, banyak sekali teman-teman yang memilih judul skripsi berakhiran “kepuasaan pelanggan” (dulu anak FE), saya suka berfikir, kenapa setiap tahun penelitian skripsi tentang “kepuasaan pelanggan” ini selalu perlu dibahas? Apa berarti kepuasaan itu tidak pernah benar-benar di dapat oleh si pelanggan? 



 

Sederhananya begini saja, jika posisi saya sebagai pelanggan, dan saya mengunjungi beberapa tempat/ perusahaan yang berkaitan dengan keperluan saya, saya ingin sperti ini:

1.       Misalnya saya mengunjungi indomart/alfamart/7eleven, ketika saya membeli makanan siap saji disana, atau mknan ringan, dan ternyata makanan itu sudah Expired, saya akan merasa puas jika si owner menegur saya, agar membatalkan pembelian makanan tersebut karena sudah kadaluarsa, dan berbahaya u/ kesehatan saya.

2.       Kemudian ketika saya pergi ke toko pakaian/Butik wanita, saya akan merasa puas jika si SPG toko/butik tersebut membantu saya menemukan apa yang saya cari, dan benar-benar bisa membuat saya PD dengan pakaian yg dipilihkanya.

3.       Ketika saya pergi ke Bank, saya akan merasa puas, jika waktu pelayanan yang diberikan kepada saya, singkat, namun jelas dan membuat saya mengerti , bagaimana menyelesaikanya.

4.       Ketika saya pergi ke sebuah restoran/cafĂ©, saya akan merasa puas, jika pelayan yang mengantarkan makanan tidak terlalu banyak menjelaskan detail tentang mkanan, cukup memberikan menu dan mencatat, lalu dalam wktu tertntu membawakan makanan untuk saya, sesuai dengan pesanan saya.

5.       Segala bentuk pemberitahuan/informasi yang penting tentang apapun yang dirasa prusahaan perlu memberitahukan kepada pelangganya, saya akan merasa puas jika, info tersebut langsung diberitahukan kepada saya/ pihak yang terkait, agar tidak ada salah faham antara keduanya.

Jadi, menurut saya, Kepuasan pelanggan ini, bisa benar-benar didapatkan oleh customer apabila, kedua pihak (perusahaan/pedagang/pemilik jasa) bekerja sama untuk menciptakanya. Saling memahami dan mengerti apa yang diperlukan, dapat menciptakan kepuasaan yang walaupun belum 100%, tapi itu adalah hal yang menyenangkan. Sama hal nya dengan dua pasang manusia yang hidup bahagia karena mereka bisa saling mengerti dan memahami. #imho.

Selamat hari pelanggan, Customers… :) 




No comments:

Post a Comment