Sunday, 10 August 2014

Me and Kuala Lumpur Part 1 (Tentang Pendatang Baru)

ini hari minggu, hari dimana sebagian-orang akan bilang hari "beristirahat" atau hari "libur", dan buat saya ini benar-benar hari untuk beristirahat.

istirahat versi saya, bukan berarti tidur seharian, nonton seharian, leyeh-leyeh... (gak biasa ky gitu) saat gk ngelakuin apa-apa, so mari kita brcerita dan menulis di Blog, atau buku harianmu, itu akan menambah sedikit semangat di hari minggu ini.


Start>>

Lebaran tahun 2014 ini, adalah lebaran yang "paling" berbeda bagi saya dan adik saya. tidak seperti lebaran di tahun2 sebelumnya. lebaran tahun ini, saya yang sudah 24 tahun ini, tidak terlalu banyak ditanya soal, kapan nikah? kapan mau ngenalin calonya? kapan mau tunangan? kapan mau mengakhiri masa lajang? (pertanyaan tak sama, tapi serupa)

kenapa bisa begitu, ya... karena tahun ini, tepatnya lebaran H+2, saya berada jauh dari indonesia, saya berada di negara tetangga, yang punya icon landmark terkenal "Petronas". saya pergi kesana bersama adik perempuan saya. setelah sebelumnya dipesankan tiket pesawat PP mengggunakan maskapai dengan slogan "now, everyone can Fly" selama 7 hari, kita tinggal di Kuala Lumpur, Malaysia.


Suria KLCC Petronas Tower

Information>>



sebelum terbang ke KL dengan maskapai tersebut, saya sempat googling di internet, tentang ketibaan pesawat tersebut, karena u know, this first times for us, visit Kuala Lumpur. kita cuma berbekal paspor dan sedikit skill conversation in english, walau sebenarnya kita dijemput di Bandara, tapi jujur aja, soal ketibaan ini sedikit agak membingungkan.

awal googling, ada posting dari orang yang bercerita, bahwa Air Asia yg ke KL itu akan landing di LCCT biasanya, kemudian saya baca posting2 yang lain, dan mereka bercerita hal yang sama.
tetapi... ternyata ketika landing, kami landing di KLIA stasiun 2, makanya saya bingung, kenapa LCCT ini kenyataanya lebih bagus dari gambar di google. dan untungnya, saudara yang menjemput kami ini memang sudah menunggu di KLIA 2, tapi misscommunication dengan kita karena, kami masih pakai kartu GSM indonesia , dan untuk bisa nelpon/sms minimal harus ada pulsa 100rb..kami juga tidak bisa terima telepon, karena pulsa kami saat ini hanya 50rb. sempat kaget karena tidak bisa menghubungi mereka ;(

dan, setelah nemu wiffi, saya googling, ternyata Air Asia yang dikenal dengan penerbangan hemat ini, per Februari 2014 (klo tidak salah) sudah pindah ke KLIA 2, jdi tidak ada lagi Air Asia di LCCT. ingat yah :)


dan Alhamdulilah, setelah sempat bingung, ditambah lagi perjalanan dari gate menuju pemeriksaan Imigrasi itu sangat jauh (buat saya) jalan kakinya cukup panjangggggggg.... bahkan sangat panjang.
setelah pemeriksaan imigrasi, exit, alhmdulilah kami dijemput juga. saudara saya bilang " kalian ini bikin kaget aja, tidak ada kabar, tidak sms/nelpon" ha... sorry,,, sorry

Information:

Pengguna Kartu XL, ketika tiba di KL, otomatis jaringan seluler berubah menjadi Celcom, dan taukah berapa harga paket data internetnya, 75000/hari. untuk terima sms 5000/sms, untuk mengirim sms 5000/sms. so, sebaiknya carilah dan manfaatkan wiffi.

Pengguna Kartu Simpati, ketika tiba disana, akan mendapat sms, TselRoaming, daan untuk paket internet roamingnya, seharga 150rb/hari. so, lebih baik cari wiffi.

 Tips>> Sebaiknya, membawa Hp lebih dari satu, bawalah HP yg bisa dipakai untuk nelpon/sms saja, dan belilah GSM U-mobile di Kuala Lumpur, karena GSM ini, hemat,,,, nelpon ke indonesia hemat, kirim sms juga hemat. Top Up sebesar 50 RM yaa disana. 






To Be Continued






Photo taken use: Canon 500D
Location: KLCC petronas Tower

No comments:

Post a Comment