Saturday, 29 March 2014

apa kata dunia?


sudah 3 hari ini, aku mikirin dan dilema antara melaporkan SPT ku, atau menonaktifkan identitasku. ditambah lagi beberapa teman yang menanyakan dan mengingatkan soal SPT ini... jadi harus lapor apa nonaktifkan aja ya? kalo nonaktif apa kata dunia? hehe

alasan kenapa harus lapor karena ini adalah kewajiban bagi siapapun juga yang memiliki identitas ini dari kantor pajak terkait. kenapa juga punya identitas ini, karena orang yang memiliki penghasilan dan penghasilanya diatas ketentuan, maka wajib lapor SPT setiap setahun sekali.

dan kenapa bisa dinonaktifkan ya? karena pemilik identitas tersebut, sudah tidak memenuhi syarat objektif dan subjektif menjadi wajib pajak, atau lebih mudahnya orang tersebut sudah tidak bekerja. mungkin orang itu sudah menjadi wiraswasta atau bekerja bebas lainya, tetapi penghasilanya dibawah standar.







 dan hari ini, menjelang ditutupnya pelaporan SPT.. akhirnya saya pun melaporkan SPT saya, sekalian silaturahmi dengan orang kantornya, karena dulu saya pernah bekerja freelance disana. begitu tiba di loket pelaporan, saya mengambil formulir 1770SS. kenapa saya memilih formulir isian dengan kode tersebut, karena formulir ini diperuntukan untuk orang yang penghasilanya tidak lebih dari 60juta/tahun. kemudian saya isi formulirnya, dan mengantri untuk mendapat bukti pelaporan SPT


 dan, setelah mengantri selama 35 menit, saya kebagian juga untuk melaporkan formulir tadi dan mendapat bukti pelaporan seperti diatas.

sangat mudah dan gampang sih, engga ribet... mungkin butuh kesabaran aja untuk mengisi formulir, menghitung dan mengantri. setelah mendapat bukti itu, saya mengurungkan niat untuk menonaktifkan identitas saya, saya rasa prosesnya akan lebih ribet soalnya.. he..

dan itulah sedikit cerita tentang NPWP (Nomor pokok wajib pajak).

No comments:

Post a Comment